username
password
daftar | lupa password  
Keranjang Belanja | Detail
barang, Rp ,-
Di luar PPN, diskon %
 
Cari produk:
 
Halaman Muka
Produk
Voucher MUM
Lisensi (dgn DOM)
Lisensi (tanpa DOM)
Upgrade Lisensi
Cloud Router Switch
Interface
Switch
MikroBits Switch
RouterBoard (only)
Router Indoor
Wireless Indoor NEW
Router Outdoor
RouterBoard 2011
RouterBoard 3011
MikroBits Aneto
MikroBits Ainos
MikroBits Celoica
MikroBits Dinara NEW
Cloud Core Router
Wireless Indoor 800
Wireless Outdoor 800
Wireless Indoor 493
Wireless Indoor 433
Wireless Outdoor 433
Wireless Outdoor 435
Wireless Indoor 411
Wireless Outdoor 411
Wireless Outdoor 900
Wireless Outdoor 711
Groove
Metal
Embedded 2.4GHz
Embedded 5.xGHz
Indoor Antenna
RF Ellements
Outdoor Antenna
SFP Transceiver
Mikrobits Fiber Patch
NetProtector NEW
Perlengkapan Lain
Discontinued
Rancang Sendiri
Aplikasi Bantu
Pelatihan
Manual & Dokumentasi
Download Area
Artikel
Tips & Trik
Mikrotik @ Media
Fitur & Penggunaan
Tentang Kami
Aturan & Tata Cara
Layanan Pelanggan
BGP-Peer NEW
Kontak Kami
 
 
 

Artikel

Manajemen Disk pada RoS v.6.20

Kategori: Tips & Trik
Share


Manajemen disk pada Router Mikrotik, memang tidak akan berdampak langsung pada setting. Akan tetapi jika kita sudah memanfaatkan fitur-fitur yang membutuhkan media penyimpanan, seperti usermanager, the dude dan proxy, manajemen disk harus dilakukan.

Terdapat perbedaan pengaturan manajemen disk pada RoS v.6.20 dibandingkan dengan versi sebelumnya. Pada versi sebelumnya pengaturan penggunaan disk Router terdapat pada menu /System Store, seperti tampilan berikut 


Akan tetapi mulai v.6.20 pengaturan penggunaan disk diletakkan pada menu /System Disk


Cara pengaktifan dan pemilihan direktori pun berbeda. Jika sebelumnya pengaktifan storage disk untuk melakukan penyimpanan di set pada /system store, untuk versi terbaru harus diaktifkan pada setiap service yang membutuhkan, sehingga perlu dilakukan penyesuain jika sebelumnya fitur ini sudah pernah digunakan.

External Storage Proxy

Salah satu contoh penggunaan disk yang banyak diimplementasikan adalah pengaturan penyimpanan cache proxy. Pada RoS versi baru, cache proxy tidak akan tersimpan pada disk jika cache-drive=system. Sehingga untuk kebutuhan tersebut harus ditambahkan external storage seperti USB Flashdisk, MicroSD,dsb.

Seperti biasa, lakukan formatting disk saat pertama kali memasangkan external storage.



Pada versi sebelumnya formatting secara otomatis akan menggunakan ext3. Tp di versi baru formating disk dapat dilakukan dengan format ext3 atau fat32.

Selanjutnya buat direktori baru pada menu File melalui service FTP ke Router. Ini merupakan langkah paling mudah dalam membuat direktori baru pada Router. Letakkan direktori baru di dalam direktori disk yang baru.

Jika dilihat pada Router, berikut tampilan nya


Terakhir definisikan cache-path pada pengaturan web-proxy sesuai direktori yang kita buat sebelumnya. 

 

Storage Usermanager

Pada usermanager, perubahan system disk ini juga akan berpengaruh. Permasalahan kadang terjadi jika upgrade v.6.20 dilakukan pada Router yang telah memiliki service usermanager, database menjadi tidak dapat diakses atau kosong. Hal ini disebabkan karena direktori yang sudah berbeda.

Pengaturan direktori penyimpanan database userman terbaru dapat dilakukan pada parameter db-path. Secara default, userman akan menggunakan db-path=user-manager1. Setelah itu lakukan rebuild database.

Penggunaan system disk yang baru ini juga membuat storage lebih fleksible, dimana saat ini dimungkinkan memindah file dari satu disk ke disk yang lain. Misal dari internal disk (NAND) ke external disk (USB Flashdisk, MicroSD,dsb) dengan lebih mudah.






Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori Tips & Trik

 

muka - tentang kami - produk - artikel - kontak kami
 
Copyrights 2005-2017 Citraweb Nusa Infomedia. All Rights Reserved. Generated in 0.0103 second(s).
Your IP: 54.146.47.178