Sehubungan dengan hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasional kami libur pada tanggal 18 Maret 2026. Kami akan beroperasional kembali pada tanggal 25 Maret 2026.
Segenap Manajemen dan Karyawan Citraweb mengucapkan SELAMAT MEMPERINGATI HARI RAYA IDUL FITRI 1447 HIJRIAH, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.
Ketika kita telah membangun sebuah jaringan dengan jumlah hop yang banyak, maka kita harus melakukan konfigurasi routing yang baik dan lebih cermat. Kita juga harus bisa memastikan perangkat-perangkat pada setiap hop tersebut bisa terkoneksi dan saling berkomunikasi, baik dengan didalam maupun diluar hop itu sendiri. Apabila terjadi sebuah permasalahan pada salah satu link (misal link putus), kita juga dituntut untuk bisa membuat sebuah link 'back-up' supaya hop yang berada pada jalur link tersebut tetap bisa aktif.
Nah, dengan melihat kebutuhan tersebut akan sangat sulit jika kita harus melakukan konfigurasi secara manual. Sebagai sebuah alternatif dengan melihat sisi performa dan juga tingkat kemudahan dalam konfigurasi jaringan dengan multiple hop, maka kita bisa menggunakan metode "MESH NETWORKING". Tidak diragukan lagi bahwa metode ini cukup banyak diaplikaskan untuk mempermudah dalam management jaringan.
Sebagai sebuah manufaktur dalam bidang networking, MikroTik sendiri juga tidak ketinggalan untuk mengembangkan dan juga manambahkan fitur Mesh ini pada produknya. Pada MikroTik RouterOS fitur mesh ini juga didukung sebuah protokol yaitu HWMP+. Dan mesh pada Mikrotik itu sendiri juga lebih dikenal sebagai fitur HWMP+.
HWMP+ (Hybrid Wireless Mesh Protocol Plus)
HWNP+ adalah sebuah protokol routing untuk layer-2 Mikrotik yang digunakan oleh jaringan Wireless Mesh. Protokol ini didasarkan kepada Hybrid Wireless Mesh Protocol (HWMP) dari rancangan standart IEEE 802.11s. Dan biasanya protokol ini digunakan pada interface WDS (Wireless Distribution System) atau biasa disebut 'wireless roaming' yang berfungsi untuk meng-optimalkan routing dengan mencegah terjadinya looping.
Namun, HWMP+ ini tidak menggunakan IEEE 802.11s draft standart sepenuhnya. Oleh karena itu, HWMP+ pada Mikrotik tidak hanya support untuk interface WDS saja, akan tetapi juga bisa diimplementasikan pada interface ethernet di jaringan Mesh. Sehingga kita bisa menggunakan protokol ini pada jaringan yang berbasis kabel dan juga jaringan berbasis nirkabel (wireless), bahkan bisa gabungan antara keduanya.
Keuntungan Utama dari HWMP+ antara lain adalah:
Implementasi HWMP+
Untuk contoh topologi seperti gambar berikut. Satu router sebagai AP (Access Point) kita tempatkan disebuah ruangan. Karena model bangunan terdapat beberapa ruangan dengan sekat tembok dan juga kaca maka kita akan menempatkan beberapa perangkat router yang difungsikan sebagai repeater. Sehingga apabila ada mobile client akan tetap terkoneksi walaupun berpindah-pindah tempat dengan sinyal yang bagus.
Langkah pertama kita akan melakukan konfigurasi untuk interface mesh pada masing-masing perangakat (AP dan Repeater). Untuk konfigurasinya tidak ada perbedaan pada semua perangkat. Pilih pada menu Mesh -> Mesh ->Klik Add [+]. Kemudian tentukan nama interface mesh yang akan dibuat. Misal, disini kita akan memberi nama "mesh1".

Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori Fitur & Penggunaan