username
password
daftar | lupa password  
Keranjang Belanja | Detail
barang, Rp ,-
Di luar PPN, diskon %
 
Cari produk:
 
Halaman Muka
Produk
Voucher MUM
Lisensi (dgn DOM)
Lisensi (tanpa DOM)
Upgrade Lisensi
Cloud Router Switch
Interface
Switch
MikroBits Switch
RouterBoard (only)
Router Indoor
Wireless Indoor NEW
Router Outdoor
RouterBoard 2011
RouterBoard 3011
MikroBits Aneto
MikroBits Ainos
MikroBits Celoica
MikroBits Dinara NEW
Cloud Core Router
Wireless Indoor 800
Wireless Outdoor 800
Wireless Indoor 493
Wireless Indoor 433
Wireless Outdoor 433
Wireless Outdoor 435
Wireless Indoor 411
Wireless Outdoor 411
Wireless Outdoor 900
Wireless Outdoor 711
Groove
Metal
Embedded 2.4GHz
Embedded 5.xGHz
Indoor Antenna
RF Ellements
Outdoor Antenna
SFP Transceiver
Mikrobits Fiber Patch
NetProtector NEW
Perlengkapan Lain
Discontinued
Rancang Sendiri
Aplikasi Bantu
Pelatihan
Manual & Dokumentasi
Download Area
Artikel
Tips & Trik
Mikrotik @ Media
Fitur & Penggunaan
Tentang Kami
Aturan & Tata Cara
Layanan Pelanggan
BGP-Peer NEW
Kontak Kami
 
 
 

Artikel

Authentikasi Hotspot Menggunakan Active Directory

Kategori: Tips & Trik
Share


Active Directory (AD) adalah layanan yang dimiliki oleh sistem operasi windows untuk jaringan seperti Windows 2000 Server, Windows Server 2003, Windows Server 2008, dan Windows Server 2012. Active Directory terdiri atas basis data dan juga layanan direktori. Basis data yang dimiliki oleh Active Directory menyimpan segala sumber daya yang terdapat di dalam jaringan, seperti halnya komputer yang telah tergabung ke sebuah domain, daftar akun pengguna dan kelompok pengguna, folder yang di-share, dan lain-lain.

Seperti yang sudah diketahui, AAA pada Mikrotik tidak hanya dapat dilakukan pada perangkat itu sendiri, akan tetapi dapat juga menggunakan database external dari RADIUS Server. Kali ini, kami akan melakukan percobaan dengan mengkombinasikan MikroTik dengan Active Directory pada windows server 2003.

Service yang dapat digunakan untuk dapat membuat AAA terpusat pada windows server adalah komponen Internet Authentication Service (IAS). Disamping itu, service inilah yan akan berperan sebagai penghubung antara Router MikroTik dengan database user yang ada pada Active Directory dengan menggunakan protocol RADIUS standard.

Setting pada Windows Server

Biasanya komponen service IAS belum aktif pada Windows Server, sehingga perlu ditambahkan dan diaktifkan terlebih dahulu. Klik Start -> Control Panel -> Add/Remove Program -> Networking services


Daftarkan komponen / service IAS pada Active Directory agar user-user di dalamnya nantinya dapat dimasukkan dan digunakan oleh IAS

 

Tambahkan Radius Client, yakni perangkat lain yang akan menggunakan service IAS tersebut.



Ikuti langkah-langkah hingga selesai dengan memasukkan data Router Mikrotik yang akan menggunakan service IAS tersebut.



Setting pada Windows Active Directory


Langkah selanjutnya adalah setting pada komponen Active Directory. Biasanya, sudah terdapat beberapa user pada domain Active Directory Windows. Pilihannya bisa menggunakan user yang sudah ada atau membuat user dan password baru untuk authentikasi hotspot pada Mikrotik.  Pada percobaan ini, langkah yang dilakukan adalah dengan menambahkan user baru. Caranya klik start -> administrative tool -> Active Directory User & Computer

 

Ikuti langkah sampai selesai hingga user baru tersebut sudah muncul pada list object sebelah kanan. Agar user tersebut dapat digunakan oleh IAS maka perlu penyesuaian group user dengan melakukan setting properties user yang dibuat sebelumnya.






Setting pada Mikrotik

Setting yang dilakukan pada Mikrotik adalah setting standard Hotspot seperti yang sebelumnya sudah pernah dibahas. Perbedaan nya hanya terletak pada pengaturan Hotspot server profile dan RADIUS dengan penyesuaian dengan Active Directory Windows.

Pertama, metode login pada hotspot server profile.


Pada saat percobaan dilakukan, hanya login-by=HTTP-PAP yang dapat digunakan. Jika menggunakan type lain, username dari AD tidak dapat digunakan. Jangan lupa aktifkan penggunaan RADIUS.


Selanjutnya atur menu RADIUS dengan mengisikan service, IP Windows AD serta share secret


Sampai langkah ini setting Mikrotik sudah selesai. Jika dilakukan percobaan login hotspot, maka akan terlihat pada menu Hotspot Active user yang sedang terkoneksi dengan flag "R" atau Radius.


Sayangnya pada AD tidak terlalu banyak parameter yang dapat dikonfigurasi secara custom, misalnya untuk limitasi uptime, kecepatan trasfer data serta quota. Akan tetapi AD akan mempermudah jika jaringan menerapkan system windows domain / workgroup sehingga dengan satu username, Client dapat login ke berbagai service termasuk hotspot Mikrotik.





Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori Tips & Trik

 

muka - tentang kami - produk - artikel - kontak kami
 
Copyrights 2005-2017 Citraweb Nusa Infomedia. All Rights Reserved. Generated in 0.0103 second(s).
Your IP: 54.162.44.105