username
password
daftar | lupa password  
Keranjang Belanja | Detail
barang, Rp ,-
Di luar PPN, diskon %
 
Cari produk:
 
Halaman Muka
Produk
Voucher MUM
Lisensi (dgn DOM)
Lisensi (tanpa DOM)
Upgrade Lisensi
Cloud Router Switch
Interface
Switch
MikroBits Switch
RouterBoard (only)
Router Indoor
Wireless Indoor NEW
Router Outdoor
RouterBoard 2011
RouterBoard 3011
MikroBits Aneto
MikroBits Ainos
MikroBits Celoica
MikroBits Dinara NEW
Cloud Core Router
Wireless Indoor 800
Wireless Outdoor 800
Wireless Indoor 493
Wireless Indoor 433
Wireless Outdoor 433
Wireless Outdoor 435
Wireless Indoor 411
Wireless Outdoor 411
Wireless Outdoor 900
Wireless Outdoor 711
Groove
Metal
Embedded 2.4GHz
Embedded 5.xGHz
Indoor Antenna
RF Ellements
Outdoor Antenna
SFP Transceiver
Mikrobits Fiber Patch
NetProtector NEW
Perlengkapan Lain
Discontinued
Rancang Sendiri
Aplikasi Bantu
Pelatihan
Manual & Dokumentasi
Download Area
Artikel
Tips & Trik
Mikrotik @ Media
Fitur & Penggunaan
Tentang Kami
Aturan & Tata Cara
Layanan Pelanggan
BGP-Peer NEW
Kontak Kami
 
 
 

Artikel

[Review] RB3011UiAS-RM vs RB1100AHx2

Kategori: Fitur & Penggunaan
Share


Untuk tema kali ini masih seputar review produk yang mana untuk minggu kemarin telah kita coba untuk membandingkan performa antara RB3011UiAS-RM dan RB2011UiAS-RM. Dan sekarang juga sama, kita akan mencoba membandingkan performa antara RB3011UiAS-RN dan RB1100AHx2. Pada testing sebelumnya kita sudah mengetahui bahwa RB3011UiAS-RM masih lebih unggul dibanding RB2011UiAS-RM, lalu bagaimana dengan RB1100AHx2?

Jika kita melihat spesifikasi hardware dari kedua produk tersebut bisa dikatakan tidak begitu jauh berbeda. Dari segi kapasitas prosesor & NAND, RB3011UiAS-RM masih diatas RB1100AHx2. Namun, untuk RAM, jumlah interface, dan lisensi RouterOS lebih tinggi RB1100AHx2.

RB3011UiAS-RM memiliki satu buah SFP Port sedangkan RB1100AHx2 tidak ada. RB1100Ahx2 dilengkapi Memory Card Slot jenis MicroSD sedangkan RB3011UiAS-RM tidak ada. Spesifikasi antara kedua produk lebih detail bisa dilihat disini.

Dan pengetesan performa dari kedua produk tersebut masih menggunakan metode yang sama dengan pengetsan sebelumnya. Untuk pengetesan kita akan menggunakan Traffic Generator yang dijalankan pada produk CCR1036-12G-4S.


[Test-1] Konfigurasi Dasar

Pada pengetesan tahap pertama kita hanya menggunakan konfigurasi standart (Plain). Jadi hanya konfigurasi IP Address saja yang ditambahkan pada kedua router. Lalu, bagaimana hasilnya untuk pengetesan pertama ini?

Berikut ini adalah hasil dari informasi trafik RB1100AHx2 yang bisa dilihat pada menu 'Status' di Traffic Generator.


  • Latency Minimum : 61.4us
  • Latency Average : 390us
  • Latency Maximum : 5.41ms
  • Jitter : 5.35ms
Kemudian, dilihat dari performa hardware terkhusus untuk resource CPU dan juga besar trafik yang mampu dilewatkan (Full Duplex) adalah sebagai berikut.





Pada test pertama ini kita mencoba untuk melewatkan trafik dengan speed sebesar 500Mbps (secara full duplex). Dan hasilnya bisa dilihat CPU load +- 28% untuk menghandle trafik tersebut.

Selanjutnya kami mencoba melakukan test pada RB3011UiAS-RM, dan berikut adalah hasil dari test menggunakan Traffic Generator untuk RB3011UiAS-RM.

 
  • Latency Minimum : 62.1us
  • Latency Average : 75.1us
  • Latency Maximum : 430us
  • Jitter : 368us
Kemudian, dilihat dari performa hardware terkhusus untuk resource CPU dan juga besar trafik yang mampu dilewatkan (Full Duplex) adalah sebagai berikut.





Ketika pada RB3011UiAS kita lewatkan trafik dengan speed sebesar 500Mbps secara full duplex, penggunaan CPU Load hanya sebesar +- 14% lebih kecil dibanding RB1100AHx2.

[Test - 2] Simple Firewall Filter

Selanjutnya kita akan mencoba pengetesan dengan menambahkan rule firewall filter sederhana ke masing-masing router. Kita akan menambahkan sebanyak 37 rule firewall filter. Dan pertama kita akan mengetes performa dari RB1100AHx2 terlebih dahulu. Metode pengetasan juga sama seperti sebelumnya, yaitu menggunakan Traffic Generator.


  • Latency Minimum : 68.5us
  • Latency Average : 481us
  • Latency Maximum : 5.39ms
  • Jitter : 5.32ms
Kemudian apabila dilihat dari performa hardware adalah seperti berikut.





Nah, dengan ditambahakan simple firewall dan kita test dengan melewatkan trafik speed 500Mbps secara Full Duplex, maka untuk RB1100AHx2 menggunakan proses CPU Load sebesar +- 56%.

Kedua, hasil untuk pengetesan RB3011UiAS dengan menggunakan Traffic Generator.

 
  • Latency Minimum : 71.4us
  • Latency Average : 90.3us
  • Latency Maximum : 3.73ms
  • Jitter : 3.66ms
Dan apabila dilihat dari segi performa hardware khususnya penggunaan resource CPU adalah sebagai berikut.





Untuk produk RB3011UiAS dengan dilewatkan trafik sebesar 500Mbps (Full Duplex) dengan tambahan rule-rule simple firewall filter masih mampu meng-cover dengan CPU Load sebesar 38%.

Kesimpulan


Dari kedua test diatas kita bisa melihat untuk performa dari RB1100AHx2 dan RB3011UiAS-RM. Untuk performanya dengan dilewatkan trafik 500Mbps baik test-1 (Konfigurasi Dasar/Plain Config) maupun test-2 (ditambahkan Simple Firewall Filter) tidak jauh berbeda. Namun, apabila dilakukan dengan maximum speed maka RB3011UiAS-RM masih lebih unggul. Produk RB3011UiAS-RM mampu melewatkan trafik full duplex dengan speed sampai 900Mbps sedangkan RB1100AHx2 sekitar 500Mbps.

Walaupun masih lebih unggul RB3011UiAS-RM dalam segi trafik, namun untuk fitur masih lebih lengkap RB1100AHx2. Misal, fitur User-Manager sementara ini masih belum tersedia pada RB30011UiAS-RM, karena produk ini memakai arsitektur proses baru, yaitu ARM.




Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori Fitur & Penggunaan

 

muka - tentang kami - produk - artikel - kontak kami
 
Copyrights 2005-2017 Citraweb Nusa Infomedia. All Rights Reserved. Generated in 0.0114 second(s).
Your IP: 54.159.238.28