by: CITRAWEB SOLUSI TEKNOLOGI, PT
aturan | tentang kami | kontak kami

Artikel

Solusi PoE dengan NetProtector

Kategori: Fitur & Penggunaan

Lonjakan listrik yang tidak stabil dan rentan akan petir biasanya menjadi sebuah kekhawatiran bagi administrator jaringan yang memasang perangkat wireless outdoor pada tower. Kebutuhan power bisa dikatakan kebutuhan yang riskan. Power yang tidak stabil dan petir akan dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan pada perangkat. Terlebih jika grouding dilakukan hanya dengan alat yang seadanya dan tanpa perhitungan yang memadai.

Untuk meminimalisasi permasalahan power pada perangkat wireless router kami menghadirkan produk baru bernama NetProtector. Merupakan sebuah PoE module yang didesain untuk mendistribusikan power sekaligus melindungi router dari aktivitas power yang abnormal, misal dikarenakan petir atau lonjakan listrik yang tidak stabil. 


NetProtector bukan sebuah switch, akan tetapi tetapi sebagai pengganti POE yang dilengkapi dengan fitur Surge Arrester sehingga mampu memberikan perlindungan pada router terhadap lonjakan listrik. 


Fungsi PoE juga akan memudahkan kita sehingga untuk distribusi power ke masing - masing perangkat, tanpa harus menambahkan adaptor dan PoE untuk tiap perangkat. Topologi pemasangan akan menjadi seperti berikut :

 

Pada bagian belakang perangkat NetProtector terdapat kabel grounding. Kabel ini tinggal dihubungkan ke sistem grouding yang sudah ada di infrastuktur jaringan anda.

Ada 2 jenis NetProtector yang kami sediakan, Managable NetProtector dan standart NetProtector. Untuk produk managable NetProtector, terdapat fitur yang bisa digunakan untuk mengatur NetProtector secara remote via web-base.

Fitur standart NetProtector:

Sedangkan untuk manageable NetProtector, memiliki fitur tambahan selain fitur standart. Berikut beberapa fitur tambahan manageable NetProtector:

NetProtector hadir dengan dua jenis casing, desktop casing dan rackmount casing. Jenis desktop dengan bentuk simple dan kecil memudahkan kita untuk pemasangan dengan ruang yang terbatas. Dan casing rackmount untuk penampatan di rack server 1U (19 inch).

Modular

Khusus untuk produk dengan casing 1U, jumlah interface bisa ditambah sampai 24. Jika by default jumlah ethernet hanya 8, kita bisa tambahkan modul secara terpisah agar jumlah ethernet bisa mencukupi sesuai kebutuhan network kita.


Remote via Web

Merupakan fitur manageable Netprotector yang sangat membantu bagi admin jaringan yang ingin memantau kondisi power pada perangkat. Secara default web-base bisa diakses dengan alamat http://192.168.0.100

Akan muncul halaman login yang meminta informasi username dan password. Account default NetProtector adalah sebagai berikut :

Username = admin
Password = admin

Tampilan halaman awal web-base NetProtector. Berisi informasi fitur dan fungsi dari fitur yang ada.

 

Relays

Merupakan fitur untuk mengontrol power output. Pada fitur ini, admin jaringan dapat me-reset outpout power pada interface tertentu. Misalnya ketika admin hendak merestart router.


Watchdog

Memonitoring kondisi perangkat yang terhubung dengan PoE-Out berdasarkan IP address dengan standart ping. IP address perangkat yang dimonitoring harus satu segmen dengan IP Address NetProtector. NetProtector akan menampilkan status perangkat yang dimonitoring. Dalam kondisi normal, status perangkat tertulis "OK". Jika perangkat unreacheable dalam jangka waktu tertentu maka status akan berubah menjadi "FAIL". Ada opsi yang bisa kita pilih jika router mengalami fail. Jika kita centang opsi "Add Relay", maka ketika status perangkat menjadi fail, NetProtector akan otomatis melakukan reset power PoE pada interface yang terkoneksi ke perangkat dengan status fail. Proses reset power kurang lebih dalam waktu 2,5 menit.

Measurements

Menampilkan status detil dari perangkat NetProtector, seperti tegangan input dan temperatur.

 

Settings

Kita bisa melakukan beberapa setting pada Netprotector. Seperti setting IP Address, Gateway, dan Password. Pada parameter Mode, isi dengan nilai 0 jika NetProtector nantinya akan mendapatkan IP Address secara otomatis dari DHCP Server. Atau isi dengan nilai 1 jika IP Address akan dikonfigurasi secara statik.

 

Reset

Jika dikemudian hari kita lupa password atau IP address router, kita bisa reset Netprotector ke default konfigurasi awal. Kita bisa melakukan reset dengan menggunakan tombol reset yang terletak pada bagian belakang casing, atau ada juga yang terletak dibagian depan casing, tergantung tipe produk.

Langkah untuk melakukan reset :

Produk NetProtector menawarkan kemudahan dan keamanan dalam hal power. Sebuah solusi dari kekhawatiran admin jaringan akan terjadinya lonjakan listrik yang tidak stabil atau karena petir.





Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori Fitur & Penggunaan