username
password
daftar | lupa password  
Keranjang Belanja | Detail
barang, Rp ,-
Di luar PPN, diskon %
 
Cari produk:
 
Halaman Muka
Produk
Voucher MUM
Lisensi (dgn DOM)
Lisensi (tanpa DOM)
Upgrade Lisensi
Cloud Router Switch
Interface
Switch
MikroBits Switch
RouterBoard (only)
Router Indoor
Wireless Indoor NEW
Router Outdoor
RouterBoard 2011
RouterBoard 3011
MikroBits Aneto
MikroBits Ainos
MikroBits Celoica
MikroBits Dinara NEW
Cloud Core Router
Wireless Indoor 800
Wireless Outdoor 800
Wireless Indoor 493
Wireless Indoor 433
Wireless Outdoor 433
Wireless Outdoor 435
Wireless Indoor 411
Wireless Outdoor 411
Wireless Outdoor 900
Wireless Outdoor 711
Groove
Metal
Embedded 2.4GHz
Embedded 5.xGHz
Indoor Antenna
RF Ellements
Outdoor Antenna
SFP Transceiver
Mikrobits Fiber Patch
NetProtector NEW
Perlengkapan Lain
Discontinued
Rancang Sendiri
Aplikasi Bantu
Pelatihan
Manual & Dokumentasi
Download Area
Artikel
Tips & Trik
Mikrotik @ Media
Fitur & Penggunaan
Tentang Kami
Aturan & Tata Cara
Layanan Pelanggan
BGP-Peer NEW
Kontak Kami
 
 
 

Artikel

Test Performa Router dengan Traffic Generator

Kategori: Tips & Trik
Share


Dalam membangun sebuah jaringan komputer, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat sebuah perencanaan yang matang. Perencanaan ini meliputi topologi jaringan, konsep setting serta pemilihan perangkat yang akan digunakan.

Baik atau buruknya sebuah jaringan sangat ditentukan oleh pemilihan perangkat yang tepat. Apakah perangkat mampu melakukan manajemen jaringan dan menerapkan konsep setting yang telah direncanakan sebelumnya atau tidak.

Test performa merupakan langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum perangkat benar-benar dipasang pada jaringan riil. Vendor biasanya telah merilis hasil test lab performa dari sebuah perangkat pada detail datasheet. Tentu test ini dilakukan berdasarkan standart yang ada.

Pada RouterOS Mikrotik, kita bisa melakukan test serupa dengan menggunakan fitur Traffic Generator. Kinerja Router dalam meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan lain akan disimulasikan seperti pada keadaan jaringan real. Test ini juga dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan meneruskan paket data dari interface satu ke interface yang lain dalam router yang sama. 

Pada percobaan kali ini kami menggunakan 2 unit CCR1036-12G-4S . 1 unit untuk perangkat test (Device Under Test) 1 lainnya sebagai pen-generate traffic (Traffic Generator). Penggunaan kabel ethernet kami sesuaikan agar bisa melewatkan traffic hingga 1Gbps (cat6), dengan topologi berikut

Pengetesan dilakukan menggunakan 3 interface, yaitu sfp1, ether1 dan ether3. Pemilihan interface dalam melakukan test bisa didasarkan pada arsitektur hardware. Misalnya, apakah di belakang interface terdapat komponen yang menghubungkan antar interface (ports shared) seperti switch chipset atau interface-interface ini terhubung langsung dengan CPU.

Pada CCR1036-12G-4S semua interface langsung terhubung pada CPU. Diagram lengkap dapat dilihat pada detail manual berikut. Penentuan ini akan mempengaruhi hasil akhir pengetesan. Paket data yang melewati CPU dengan yang ports shared interface akan berbeda hasilnya.

Percobaan kali ini dilakukan dengan men-generate 2 traffic/stream dari masing-masing interface Traffic Generator Device, sehingga setiap interface pada DUT akan meneruskan 2 aliran paket data FullDuplex. Hal ini sama ketika Router dipasang pada jaringan nyata.


Setting

Pengaturan pertama yang harus dilakukan adalah menambahkan IP Adress pada setiap device agar kedua nya dapat saling berkomunikasi

Selanjutnya, masuk pada tahap setting Traffic Generator. Akses pada menu Tools ->Traffic Generator

 

Definisikan Packet Template yang nantinya digunakan untuk men-generate traffic data.

Pada penambahan packet template bisa ditentukan karakter packet data seperti apa yang akan disimulasikan. Pada umunya traffic data yang terjadi dalam jaringan mempunyai susunan header mac,ip maupun udp

 

Pada tahap ini juga bisa ditentukan jika ingin mensimulasikan traffic dari vlan. Pada header stack dapat ditambahkan vlan.

Berikutnya, tentukan arah aliran traffic yang akan digenerate. Traffic ini dirancang agar keluar dari Traffic Generator Device menuju ke Traffic Generator Device kembali melalui Device Under Test.


Jika setting telah selesai, selanjutnya jalankan pengetesan.

Dalam menjalankan pengetesan tentukan seberapa besar ukuran paket data (byte) serta kecepatan transfer rate (Mbps) yang akan digenerate. Terlihat capture di atas, setiap Packet Template akan men-generate sebesar 512Mbps, sehingga setiap interface pada DUT akan meneruskan 1Gbps FullDuplex.

Hasilnya dapat dilihat pada DUT, seberapa efektifkah data yang bisa dilewatkan.


Terlihat pada DUT setiap interface dapat melewatkan 990Mbps FullDuplex dengan 82.500 pps (packet per second) atau jika dijumlahkan keseluruhan 3 interface yang ditest, maka total DUT melewatkan traffic 2,9Gbps dan 245.067pps.

Jika dilihat pada interface list melalui winbox seperti berikut


Hasil percobaan akan berbeda, tergantung dari karakter dan besar traffic yang digenerate serta arsitektur hardware yang digunakan. Untuk mendapatkan hasil performa keseluruhan sebuah perangkat, test dapat dilakukan pada semua interface yang ada. 

  • Tips : Lebih baik gunakan hardware yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dari Device Under Test (DUT) untuk digunakan sebagai Traffic Generator Device.




Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori Tips & Trik

 

muka - tentang kami - produk - artikel - kontak kami
 
Copyrights 2005-2017 Citraweb Nusa Infomedia. All Rights Reserved. Generated in 0.0103 second(s).
Your IP: 54.80.16.75