username
password
daftar | lupa password  
Keranjang Belanja | Detail
barang, Rp ,-
Di luar PPN, diskon %
 
Cari produk:
 
Halaman Muka
Produk
Voucher MUM
Lisensi (dgn DOM)
Lisensi (tanpa DOM)
Upgrade Lisensi
Cloud Router Switch
Interface
Switch
MikroBits Switch
RouterBoard (only)
Router Indoor
Wireless Indoor NEW
Router Outdoor
RouterBoard 2011
RouterBoard 3011
MikroBits Aneto
MikroBits Ainos
MikroBits Celoica
MikroBits Dinara NEW
Cloud Core Router
Wireless Indoor 800
Wireless Outdoor 800
Wireless Indoor 493
Wireless Indoor 433
Wireless Outdoor 433
Wireless Outdoor 435
Wireless Indoor 411
Wireless Outdoor 411
Wireless Outdoor 900
Wireless Outdoor 711
Groove
Metal
Embedded 2.4GHz
Embedded 5.xGHz
Indoor Antenna
RF Ellements
Outdoor Antenna
SFP Transceiver
Mikrobits Fiber Patch
NetProtector NEW
Perlengkapan Lain
Discontinued
Rancang Sendiri
Aplikasi Bantu
Pelatihan
Manual & Dokumentasi
Download Area
Artikel
Tips & Trik
Mikrotik @ Media
Fitur & Penggunaan
Tentang Kami
Aturan & Tata Cara
Layanan Pelanggan
BGP-Peer NEW
Kontak Kami
 
 
 

Artikel

PPP Tunnel Bridging

Kategori: Tips & Trik
Share


BCP (Bridge Control Protocol), sebuah protocol yang memungkinkan untuk meneruskan paket ethernet melalui link PPP atau metode tunnelling lain seperti PPTP, L2TP dan PPPOE.

Contoh implementasi BCP adalah ketika kita ingin menghubungkan 2 site agar bisa menggunakan segment IP yang sama, tetapi pada saat yang sama juga dibutuhkan enkripsi untuk menjaga data yang dipertukarkan.

Topologi


 

Terdapat 2 buah kantor, dimana keduanya sudah terhubung ke internet. Router tiap kantor menggunakan ether2 sebagai WAN dan Ether3 untuk terhubung ke jaringan LAN.

Jaringan LAN Kantor Cabang ingin bisa berkomunikasi dan menggunakan segment IP yang sama dengan LAN Kantor Pusat. Data yang dipertukarkan adalah data rahasia sehingga membutuhkan enksripsi. 

Komunikasi kedua kantor dapat dibangun dengan menggunakan PPTP, dimana enkripsi dapat diaktifkan. Untuk memenuhi kebutuhan agar kedua LAN dapat menggunakan IP Segment yang sama dibutuhkan metode Bridging. Sehingga dalam jaringan ini nantinya menggunakan kombinasi PPTP BCP.

Konfigurasi Kantor Pusat (PPTP Server)

Yang harus dilakukan pada tahap awal adalah konfigurasi Bridge.



Tambahkan interface Bridge Baru



Aktifkan RSTP protocol untuk mencegah Bridge Loop. Biasakan aktifkan STP/RSTP pada saat pembuatan Bridge. Pada RouterOS terbaru RSTP otomatis aktif.



Tambahkan interface yang terhubung ke jaringan Lokal (LAN) sebagai Bridge Port



Sampai disini Setting Bridge telah selesai. Berikutnya lakukan setting PPTP Server. Aktifkan PPTP server dengan mencentang parameter Enabled.



Selanjutnya, buat PPP Profile baru. Definisikan nama interface Bridge yang dibuat sebelumnya agar ketika PPTP sudah terbentuk, interface PPTP akan secara otomatis menjadi Bridge Port.



Aktifkan Enkripsi pada link PPTP untuk melindungi data yang dipertukarkan. Masih dalam pengaturan PPP Profile.



Create username dan password untuk authentikasi user, arahkan agar menggunakan profile yang sudah dibuat sebelumnya. Pengaturan dapat dilakukan pada PPP Secret.


Karena nanti interface PPTP akan masuk pada Bridge Port, maka Local dan Remote Addres tidak harus didefinisikan.

Sampai disini pengaturan Router Kantor Pusat sebagai PPTP server telah selesai. Selanjutnya lakukan pengaturan pada sisi PPTP Client.

Konfigurasi Kantor Cabang (PPTP Client)

Pada tahap awal lakukan penambahan interface Bridge baru dan tambahkan interface yang menuju ke jaringan lokal sebagai Bridge Port. Langkah nya sama dengan pengaturan Bridge pada Konfigurasi Kantor Pusat.

Jika konfigurasi Bridge sudah selesai, selanjutnya konfigurasi pada PPTP Tunnel. Pertama tambahkan PPP Profile. Definisikan interface Bridge yang akan digunakan serta aktifkan enkripsi. Langkah penambahan PPP Profile sama dengan Konfigurasi pada PPTP Server.

Lakukan Dial PPTP dari Kantor Cabang



Isikan username dan password sesuai dengan konfigurasi PPP Secret pada PPTP Server. Jangan lupa arahkan agar menggunakan PPP Profile yang dibuat sebelumnya.



Jika tunnel PPTP sudah terbentuk, interface PPTP akan otomatis menjadi Bridge Port di  kedua sisi.


PPTP Server Bridge Port


PPTP Client Bridge Port


Pengetesan

Lakukan pengetesan dengan memasangkan IP yang satu segment pada kedua sisi LAN, kemudian lakukan PING.



Semua host pada bridge yang sama bisa berkomunikasi dengan MAC Address. Jika scan menggunakan winbox, perangkat Router akan terdeteksi.



Interface Bridge tidak harus memiliki IP Address, akan tetapi  bisa juga dipasangkan IP untuk kebutuhan monitoring.

ASDF





Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori Tips & Trik

 

muka - tentang kami - produk - artikel - kontak kami
 
Copyrights 2005-2017 Citraweb Nusa Infomedia. All Rights Reserved. Generated in 0.0104 second(s).
Your IP: 54.224.86.148