by: CITRAWEB SOLUSI TEKNOLOGI, PT
Aturan | Tentang Kami | Kontak Kami

Artikel

[CHR] FAQ: Pertanyaan umum seputar CHR Mikrotik (Troubleshooting, Transfer CHR, dll)

Rabu, 17 Juni 2020, 14:53:00 WIB
Kategori: Fitur & Penggunaan
Cloud Hosted Router (CHR) merupakan versi Router OS yang didesain untuk dijalankan pada Virtual Machine. CHR menggunakan arsitektur x86 64-bit dan dapat digunakan pada sebagian besar hypervisor seperti VMWare, Hyper-V, VirtualBox, dll. CHR memiliki fitur yang sama dengan Router OS, namun memiliki sedikit perbedaan pada lisensi levelnya.

Detail perbedaan tipe lisensi pada CHR serta tutorial pembelian CHR bisa teman-teman lihat pada artikel dengan judul Pembelian Lisensi CHR.

Pada kesempatan Artikel minggu ini, kami akan mencoba membawakan artikel dengan suasana yang sedikit berbeda. Kami akan coba bahas mengenai pertanyaan-pertanyaan seputar CHR. Nah berikut beberapa pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan seputar CHR:

⦁  Troubleshooting CHR
  • Ketika terjadi masalah, apakah CHR bisa di Netinstall?
    Kita tidak dapat melakukan Netinstall pada CHR seperti Netinstall Routerboard pada umumnya, dikarenakan Virtual Machine CHR tidak dapat kita konfigurasi untuk booting via ethernet (etherboot).

  • Bagaimana cara mengatasi mesin CHR yang bermasalah? (Gagal Booting, tidak bisa remote, memindahkan CHR ke mesin lain)
    Untuk mengatasi CHR yang bermasalah kita dapat menggunakan fitur export/import virtual machine yang biasanya terdapat pada software virtualisasi seperti Virtualbox atau VMWare. Namun agar proses troubleshooting yang kita lakukan efektif, kita perlu untuk membackup CHR kita dengan fitur export secara berkala sehingga kita tidak perlu untuk mengulangi proses konfigurasi pada CHR dari awal.

  • Contoh cara melakukan eksport virtual machine pada virtualbox sebagai berikut:
    1.  Klik "File -> Export Appliance"
    2.  Pilih virtual machine yang akan kita export lalu klik "Next"
    3.  

    4. Selanjutnya tentukan di folder mana virtual machine akan diexport, nama file serta extensinya. Ada beberapa jenis extensi yang disupport oleh virtualbox yaitu : ova, ovf, dan tar.gz 
    5. Setelah muncul jendela Appliance Setting kita tinggal klik "Export" dan virtual machine akan ter-export ke folder yang telah kita tentukan sebelumnya.

    Berikut konfigurasi untuk melakukan import :

    1. Klik "File -> Import Appliance" pilih file backup yang akan kita import lalu klik "Next"

    2. Selanjutnya klik "Import" setelah muncul "Appliance Settings"

  • Setelah melakukan export-import apakah lisensi akan hilang?
  • Secara default license pada CHR akan kembali ke license free karena System-ID CHR akan berbeda dengan System-ID sebelumnya. Namun khusus license pada CHR dapat kita lakukan perpindahan dari satu CHR ke CHR lain yang mempunyai System-ID yang berbeda.


    Konfigurasinya sebagai berikut:
    1. Masuk ke System -> License pada CHR baru, lalu klik "Renew License" dan masukkan email serta password akun mikrotik.com Anda lalu klik start.

    2. Login ke akun mikrotik.com dan masuk ke halaman "All CHR Key", akan muncul daftar CHR yang Anda miliki, kemudian klik transfer seperti gambar berikut:

    3. Masukkan System-ID CHR baru Anda di form Transfer to System ID. Lalu klik Transfer Subscription.

    4. Akan muncul halaman seperti dibawah jika transfer license telah berhasil dilakukan.



⦁ Apakah memungkinkan untuk mentransfer "Prepaid Key" CHR ke akun Mikrotik yang lain?

Jika license masih berbentuk "prepaid key" maka memungkinkan untuk mentransfer license ke akun Mikrotik.com yang lainnya. Menu yang digunakan adalah "Transfer CHR prepaid keys"

⦁ Apakah Virtual Machine CHR bisa diduplicate atau diclone?

Ketika kita melakukan duplicate Virtual Machine CHR maka sistem akan membuat satu VM baru dengan System-ID yang berbeda namun berisi konfigurasi dari CHR yang kita clone.



⦁ Apakah Lisensi CHR dan Router OS berbeda?

Terdapat beberapa lisensi Router OS Mikrotik yang sudah biasa teman-teman ketahui, seperti license level 0,1,3,4,5,6. Untuk CHR sendiri memiliki license yang sedikit berbeda dengan Router OS. License pada CHR terdiri dari 4 type yaitu free, P1, P10, P-Unlimited. License pada Router OS terdapat pembatasan pada fiturnya, sedangkan license pada CHR terdapat pembatasan pada kecepatannya.

Pada website Mikrotik.com, ternyata license CHR dan lisensi Router OS terdapat persamaan yaitu License Level 4 sama dengan P1, License Level 5 sama dengan p10, License level 6 sama dengan P-Unlimited.


⦁ Ketika membeli lisensi CHR (Prepaid Key) apakah bisa digunakan untuk Router OS?
Bisa, nanti bisa menggunakan menu "make a key from prepaid key".



⦁ Apakah lisensi CHR ada masa berlakunya? (expired)

Lisensi CHR tidak ada masa berlakunya dan lisensi ini akan menetap pada akun Mikrotik.com. Namun jika masih dalam kondisi "prepaid key" maka akan mendapatkan masa trial selama 60 hari, dan setelah melewati masa expired maka CHR tidak bisa melakukan upgrade Router OS.



Jika license prepaid key sudah di upgrade maka nanti pada kolom level sudah tidak terdapat informasi "Trial" seperti pada gambar berikut:


 



⦁ Harga Lisensi CHR dan Lisensi Router OS apakah berbeda?

Pada website Citraweb.com, lisensi CHR dan Router OS memiliki harga yang sama.


⦁ Bagaimana cara membelinya?

Nah untuk membeli lisensi CHR ini kami sudah membuatkan tutorialnya, nanti detailnya bisa teman-teman lihat pada artikel kami yang berjudul: Pembelian Lisensi CHR .


Kesimpulan:

Terdapat perbedaan antara Prepaid Key dan License Key, Prepaid key didapatkan ketika teman-teman melakukan pembelian license CHR pada website citraweb.com. Setelah mendapatkan prepaid key maka kita bisa gunakan untuk membuat license key CHR.
Prepaid key bisa kita transfer ke akun mikrotik.com yang lainnya, sedangkan license key tidak bisa kita transfer ke akun mikrotik.com, namun bisa ditransfer ke mesin CHR yang lainnya. Hal ini dilakukan ketika terdapat permasalahan pada mesin CHR.

17 Jun 2020




Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori Fitur & Penggunaan