by: CITRAWEB SOLUSI TEKNOLOGI, PT
Aturan | Tentang Kami | Kontak Kami

Artikel

Multi-SSID pada ONU untuk Layanan Internet Rumah dan Hotspot melalui OLT C-DATA

Jum'at, 26 September 2025, 10:04:00 WIB
Kategori: C-DATA

Penerapan multi-SSID pada perangkat ONU menjadi salah satu solusi efektif untuk segmentasi layanan. Dengan konfigurasi yang tepat melalui OLT C-DATA, layanan internet rumah dapat dipisahkan dari layanan hotspot, sehingga memberikan fleksibilitas, keamanan, serta efisiensi dalam manajemen jaringan. Implementasi ini juga memungkinkan pengguna rumah tangga mendapatkan koneksi pribadi yang aman, sementara akses hotspot dapat digunakan untuk kebutuhan publik dengan mekanisme autentikasi terpusat.

Topologi

Perangkat yang digunakan

  1. Router : Mikrotik hAp ac lite TC
  2. OLT : FD1604S-B1 C-DATA (V3.3.43_250424)
  3. ONU : FD512XW-R460 C-DATA (V3.2.32_P378008)

Router gateway

  1. Membuat 3 VLAN untuk layanan pada ONU

  • VLAN 10 : TR069 (opsional)
  • VLAN 20 : PPPoE
  • VLAN 30 : Hotspot

Untuk penjelasan lebih lengkap tentang VLAN pada jaringan FTTH, dapat dilihat artikel berikut: https://citraweb.com/artikel_lihat/?id=569

OLT (Optical Line Terminal)

  1. Akses OLT dengan IP 192.168.1.100 via web browser, kemudian tambahkan VLAN sesuai dengan konfigurasi pada router gateway, buka menu Configuration >> VLAN >> VLAN Planning >> Add VLAN.

  2. Kemudian ubah port uplink OLT menjadi mode trunk, dengan demikian VLAN yang telah dikonfigurasi sebelumnya dapat melewati OLT. Buka menu Configuration >> VLAN >> VLAN Port >> Edit port.

    pada lab kali ini menggunakan port ge0/0/1 sebagai uplink dan pada parameter Tag VLAN diisi dengan VLAN ID yang telah dibuat sebelumnya.

  3. Buat line profile untuk ONU yang terhubung dengan OLT, sehingga device tersebut dapat terdistribusikan VLAN dengan baik. Buka menu Deployment >> Line Profile >> Add.

    Pada konfigurasi ini, hanya membuat satu T-CONT yang di dalamnya memuat tiga GEM Port. Masing-masing GEM Port diisi dengan VLAN yang telah dikonfigurasi sebelumnya. Tujuannya adalah agar ONU atau end device dapat mengakses VLAN sesuai dengan profil yang telah ditentukan.

  4. Lakukan registrasi ONU yang akan digunakan pada laboratorium ini, baik secara manual maupun otomatis. Pada percobaan kali ini, ONU telah diregistrasi menggunakan line profile yang telah dibuat sebelumnya. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai cara registrasi ONU, silakan lihat pada artikel berikut: https://citraweb.com/artikel_lihat/?id=558

    Kemudian silakan tambahkan WAN service untuk layanan pada ONU. Buka menu ONU >> Device Manager >> Config.

    Kemudian masuk ke menu WAN service >> Add

    Konfigurasi ini menambahkan tiga WAN service yang membawa layanan masing-masing dengan VLAN. Sesuai dengan pemetaan VLAN di atas :

    • VLAN 10 digunakan untuk manajemen (TR069).
    • VLAN 20 dikonfigurasi untuk layanan internet rumah melalui PPPoE. ONU akan memberikan IP privat kepada klien.
    • VLAN 30 ditujukan untuk layanan hotspot. Dengan konfigurasi mode bridge, ONU hanya meneruskan paket tanpa memberikan IP privat kepada klien. VLAN di binding ke SSID2, sehingga klien yang terhubung ke SSID2 akan menggunakan layanan hotspot, sedangkan klien yang terhubung ke SSID1, SSID3, SSID4, maupun port Ethernet akan mengakses layanan internet rumah.
  5. Konfigurasi SSID untuk interface wireless ONU. Buka menu Device Manager >> Config >> WIFI Service.

    Tambahkan dua SSID berbeda dan cermati untuk parameter 'SSID Index' ini akan menyesuaikan WAN profile yang telah dibuat sebelumnya.

    • SSID1 digunakan untuk layanan internet rumah dan dilengkapi dengan password sebagai bentuk autentikasi.
    • SSID2 diperuntukkan bagi layanan hotspot tanpa menggunakan password, karena proses autentikasi dilakukan oleh server, yaitu router gateway.

Pengujian

  1. Layanan internet rumah dengan SSID 'RUMAH_RT'.

    Dalam pengujian ini, klien mendapat IP lokal dari ONU yaitu 192.168.101.70/24. Ketika melakukan tracert, traffic data akan dilewatkan melalui PPPoE yaitu network VLAN 20, yaitu 10.0.20.1.

  2. Layanan hotspot dengan SSID 'HOTSPOT_RT'.

    Pada pengujian ini, sebelum klien dapat mengakses internet, klien terlebih dahulu diarahkan ke halaman autentikasi untuk melakukan login. Setelah proses login berhasil, klien dapat terhubung ke internet. Terlihat bahwa klien memperoleh alamat IP 10.0.30.244/24, yang berasal dari VLAN 30. Hasil uji tracert menunjukkan bahwa traffic data langsung melewati VLAN 30, berbeda dengan layanan internet rumah yang lalu lintasnya masih melalui jaringan lokal ONU.

Kesimpulan

Laboratorium ini merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan fitur dari ONU C-Data. Dimana dalam satu satu interface Wireless dapat memungkinkan membuat beberapa SSID yang berbeda. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyediakan beberapa layanan di sisi klien, seperti internet rumah dan hotspot. Dengan dukungan protokol OMCI pada OLT C-Data, sehingga dapat memungkinkan teknisi untuk memanajemen dan monitoring ONU/ONT serta dapat mengkonfigurasi dari OLT.




Kembali ke :
Halaman Artikel | Kategori C-DATA